Farhan Pastikan Penurunan Kabel Udara Tak Ganggu Layanan Publik, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Farhan Pastikan Penurunan Kabel Udara Tak Ganggu Layanan Publik, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

BANDUNG, hu-pakuan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan program penurunan kabel utilitas udara tidak hanya bertujuan mempercantik wajah kota, tetapi juga menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga layanan publik tetap berjalan tanpa gangguan. Seluruh proses pekerjaan diwajibkan memenuhi standar keselamatan dan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, setiap pekerjaan penggalian harus dilengkapi pembatas pengaman agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga di sekitar lokasi proyek.

"Pastikan setiap ada penggalian dipasang barrier atau pembatas pengaman. Jangan sampai ada kabel yang menjuntai atau berserakan sehingga membahayakan masyarakat. Keselamatan warga harus menjadi prioritas," tegasnya.

Selain aspek keselamatan, Farhan meminta seluruh proses pemindahan jaringan memperhatikan keberlangsungan layanan internet pada sektor-sektor vital seperti rumah sakit, sekolah, perbankan, kantor pemerintahan, serta institusi TNI dan Polri.

Ia menegaskan, tidak boleh ada gangguan jaringan pada fasilitas pelayanan publik selama proses pemindahan kabel berlangsung. Karena itu, seluruh pekerjaan harus melalui koordinasi dengan operator telekomunikasi dan instansi terkait.

Di sisi lain, Pemkot Bandung menargetkan seluruh kabel udara di 85 ruas jalan telah dipindahkan ke jaringan bawah tanah sebelum akhir 2026 sebagai bagian dari penataan infrastruktur kota.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Henryco Arie Sapiie mengatakan, percepatan pekerjaan terus dilakukan. Selama Juli 2026, target penyelesaian ditingkatkan menjadi 27 ruas jalan dengan intensitas enam titik pekerjaan setiap pekan.

Editor: Rizki

Komentar