Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi sekitar 4.947 Ogoh-ogoh di Bali akan meramaikan perayaan H-1.
"Ya, saya mendapat laporan jumlahnya segitu (4.947 buah). Tidak semua banjar (setingkat rukun warga) membuat Ogoh-ogoh, tapi satu banjar bisa membuat lebih dari satu ogoh-ogoh," Jro Gede Putus Suwena Upadesa di Denpasar, Senin (7/3/2016).
Data
Polda Bali mencatat jumlah Ogoh-ogoh yang akan diikutkan dalam pawai
sekitar 4.947 buah dari 8 kabupaten dan 1 kota. Rinciannya, dari
Denpasar 838 buah, Badung 617 buah, Tabanan 773 buah, Karangasem 383
buah, Gianyar 620 buah, Buleleng 699 buah, Klungkung 376 buah, dan
Jembrana 406 buah.
Data tersebut berdasarkan survei untuk pengamanan saat Hari Raya Nyepi berlangsung.
"Betul
kepolisian memang harus punya data untuk pengamanan saat arak-arakan
nantinya. Jadi memang banyak yang harus dideteksi selain jumlah
Ogoh-ogoh juga pesertanya," tambahnya.
Nyepi Tahun Saka 1938
yang jatuh pada 9 Maret 2016 mendatang diawali dengan hari
"Pengerupukan" ketika Ogoh-ogoh yang dibuat warga diarak keliling
wilayah adat masing-masing yang dipusatkan di pusat perempatan desa adat
(Catus Pata) di desa masing-masing.
Editor: