Pemprov DKI Sebut Tingkat Kesembuhan Covid 97,5%, Positivity Rate 14,8%

Pemprov DKI Sebut Tingkat Kesembuhan Covid 97,5%, Positivity Rate 14,8%

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut angka tingkat kesembuhan Covid-19 mencapai 97,5 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/8/2021).

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 827.674 dengan tingkat kesembuhan 97,5%, dan total 13.232 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,2%," kata Dwi Oktavia, Jumat (27/8/2021).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 5,7%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ujarnya.

Kemudian, Dwi memaparkan berdasarkan data terkini Dinkes DKI, dilakukan tes PCR sebanyak 20.444 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.879 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 638 positif dan 12.241 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 12.664 orang dites, dengan hasil 149 positif dan 12.515 negatif.

Dwi juga menyampaikan target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 79.769 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 538.782 per sejuta penduduk," tuturnya.

Dia menyebut hasil tes Antigen positif telah dikonfirmasi ulang dengan PCR test. "Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 281 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.995 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 848.901 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," kata Dwi.

Editor: redaksi

Komentar