Kasus Covid-19 Meningkat, Puluhan Sekolah di Maros Kembali Ditutup

Kasus Covid-19 Meningkat, Puluhan Sekolah di Maros Kembali Ditutup

MAROS, hu-pakuan.com - Dinas Pendidikan Maros kembali harus menutup sejumlah sekolah yang sebelumnya telah dibuka untuk pembelajaran tatap muka. Ada sekitar 40 sekolah di beberapa kecamatan yang harus ditutup.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, H Takdir yang dihubungi awak media, Jumat (6/8) mengatakan, beberapa sekolah yang tutup berdasarkan zona per desa atau kelurahan.


"Dari 310 sekolah yang melakukan tatap muka, kita telah menutup 40 sekolah karena jumlah kasus yang tinggi," katanya.

Dengan begitu sisa 270 sekolah yang tatap muka di 12 Kecamatan di Maros. Sebab ada dua kecamatan yang sekolahnya ditutup. "Dua Kecamatan sekolahnya ditutup, yakni Kecamatan Mandai dan Turikale. Karena memang jumlah kasus di dua kecamatan itu cukup tinggi," ungkapnya.

Dia merinci, di Kabupaten Maros saat ini ada sekitar 320 SD dan 74 SMP. Olehnya itu Takdir mengimbau bagi sekolah yang masih menerapkan tatap muka untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


"Sekolah diimbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat dengan mengawasi siswa dan guru apabila ada yang bergejala segera melapor ke tim satgas setempat," imbaunya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Muhammad Yunus menjelaskan, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Maros mencapai 653. "Ada penambahan 68 orang terkofirmasi aktif semalam," sebutnya.

Editor: redaksi

Komentar