Industri Properti Jabar Terbuka Lebar

Industri Properti Jabar Terbuka Lebar

Bandung, hu-pakuan.com,- JAWA Barat memiliki peluang besar untuk industri properti. Bandung Raya menjadi salah satu kawasan favorit sebagai tempat tinggal karena dekat dengan DKI Jakarta, bahkan wilayah Bandung Selatan semakin berkembang setelah adanya Tol Soreang-Pasir Koja.

Selain itu, terdapat kebutuhan hunian baru bagi pendatang dari luar Jabar yang bekerja di pusat kawasan industri serta pusat perekonomian di Kota Bandung dan sekitarnya.

Marketing General Manager Podomoro Park Bandung, Tedi Gusnawan memprediksi pasar properti ke depan akan semakin menguat seiring dengan mulai pulihnya kondisi politik. Pasalnya, tahun politik juga mempengaruhi stabilitas ekonomi.

"Permintaan terus menggeliat, apalagi bagi properti yang mampu memberikan konsep serta fasilitas mumpuni. Jadi, ke depannya akan semakin baik. Kami sendiri saat ini mengalami percepatan penjualan sehingga membuat kami memutuskan untuk mempercepat jadwal pemasaran klaster baru," ujarnya di Podomoro Paviliun, Kamis (10/9/2019).

Ia mengatakan, semula klaster terbaru Bhayugriya akan dipasarkan pada akhir tahun. Namun, karena tiga klaster perumahan yang sudah diluncurkan sebelumnya hanya tersisa 10 persen, maka pihaknya mempercepat pemasaran menjadi mulai 10 Oktober ini.

Berbeda dengan kondisi sektor properti pada umumnya, bagi Agung Podomoro Land sebetulnya tahun ini cukup baik. Melalui Podomoro Park Bandung, pihaknya mampu mencapai penjualan lebih dari 600 unit dalam waktu satu tahun.

Apalagi, minat end user membeli properti untuk kebutuhan rumah tinggal tidak surut dan tidak banyak terpengaruh kondisi politik. Rumah tinggal pun merupakan salah satu kebutuhan utama.

"Capaian ini kami peroleh melalui terobosan dengan mengubah strategi pasar dari yang sebelumnya fokus membidik investor menjadi fokus ke end user," ujarnya.

Editor: Cepasrob

Komentar