kegiatan Indonesia Footwear Creative Competition (IFCC) 2019 Akan Libatkan Generasi muda

kegiatan Indonesia Footwear Creative Competition (IFCC) 2019  Akan Libatkan Generasi muda

hu-Pakuan.com Bandung - DALAM upaya menumbuhkan dan mengembangkan industri alas kaki nasional, khususnya sektor industri kecil menengah (IKM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan Indonesia Footwear Creative Competition (IFCC) 2019 yang berlangsung di Gedung Sabuga, Sabtu (21/9/2019).

Penyelenggaraan IFCC ini diharapkan dapat mendekatkan generasi muda pada industri alas kaki sebagai bagian dari perkembangan fesyen generasi muda. Hal ini juga menjadi bagian rencana bisnis yang menjanjikan sehingga akan tumbuh pelaku industri kreatif sektor alas kaki.

Dirjen IKM dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawanigsih mengatakan, IFCC merupakan ajang yang mengusung konsep 3 in 1 Creative Footwear Competition  melalui desain, fotografi dan videografi. Kemenperin ingin memperkuat branding IFCC sebagai barometer utama kompetisi kreatif nasional berbasis industri.

"Tentu kami terus berupaya menginspirasi banyak kalangan semakin bangga menggunakan merek lokal dan mampu menarik sedini mungkin bagi generasi muda milenal untuk terjun dalam bisnis alas kaki," katanya.

Melalui Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), sangat penting membuat strategi alternatif dalam pengembangan dan penumbuhan IKM alas kaki Indonesia. Terdapat tiga pilar utama dalam pengembangan tersebut yaitu wawasan, pelatihan, dan desain.

"Pemberdayaan ini menjadi fokus kami karena dari sumber daya manusia berkualitas itulah sebagai penunjang sektor IKM alas kaki. Beberapa program prioritas lainnnya antara lain pengembangan standar kompetensi sumber daya manusia industri, penumbuhan wirausaha baru dan mendorong program national branding untuk IKM alas kaki," terangnya.

Gati berharap, kegiatan IFCC 2019 di Bandung ini dapat bermanfaat bagi penumbuhan wirausaha baru alas kaki dalam jangka panjang. Apalagi, industri alas kaki nasional kian mampu menapaki panggung di kancah global.

"Sekarang Indonesia menempati posisi keempat produksi alas kaki dunia. Sepanjang tahun 2018, industri alas kaki di Indonesia mencatatkan jumlah produksinya mencapai 1,41 miliar pasang sepatu atau berkontribusi 4,6 persen dari total produksi sepatu dunia," ujarnya.

Editor: IRSYAD

Komentar