AIPTU Ai Suryati : Berikan Pelayanan Dengan Sepenuh Hati

AIPTU Ai Suryati : Berikan Pelayanan Dengan Sepenuh Hati Kantor Pelayanan Samsat Pajajaran

Pekerjaan merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh bagi setiap insan didunia, dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi, pekerjaan tersebut dilakukan harus dengan sepenuh hati artinya harus ikhlas. Supaya dalam pekerjaannya itu mendapatkan hasil yang sempurna.

Seperti yang dilakukan oleh seorang Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas sebagai pelayan di Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah (CPDP) Samsat Bandung I Pajajaran, yakni AIPTU Ai Suryati, bahwa pekerjaan melayani di kantor ini, merupakan sebuah kewajiban yang harus diemban dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Apapun itu pekerjaan, kita harus ikhlas supaya tidak ada terasa bebani. Dengan seperti itu, inn sha Alloh pekerjaan yang kita akan lakukan akan mendapatkan hasil dan nilai yang sempurna.” Ujarnya kepada wartawan di Kantor CPDP Bandung I Pajajaran, baru-baru ini.

Sosok seorang AIPTU Ai, dikalangan CPDP Samsat Bandung I Pajajaran, memang sudah tidak asing lagi karena ia memiliki karakter yang selalu akrab dengan sesama orang tidak memandang latarbelakang orang tersebut dari mana. Ini yang menjadikannya ia selalu ramah terhadap orang.

Sementara dirinya menjadi seorang Polwan, kata Ai, memang menjadi cita-citanya sejak kecil, dan orang tuanya pun mendukung. Dalam melaksanakan tugas, dirinya selalu on time. Apalagi sebagai pelayan masyarakat harus dengan maksimal karena ini sudah menjadi bagian dari seorang petugas.

Dengan ditugaskan sebagai pelayan masyarakat, lanjut Ai, tentunya harus dapat memahami keinginan mereka. “Karena, mereka sama dengan raja tentunya apa pun itu saya harus layani dengan baik. Polisi kan sebagai pelayan masyarakat saya pun harus dekat dan mengayomi,” katanya.

Selain mengabdi kesehariannya sebagai anggota kepolisian yang mempunyai tangungjawab kepada Negara. Secara pribadi dirinya mempunyai tangunggjawab kepada keluarga anak dan suami. Sebagai ibu rumah tangga tentunya jika sudah ada di rumah harus taat kepada suami dan mengurus anak-anak yang sudah pada sekolah. “Disanalah saya harus pandai-pandai membagi waktu, satu sisi sebagai ibu rumah tangga dan satu sisi sebagai anggota kepolisian.” Ujarnya.

Memang menjadi anggota kepolisian, masih dikatakan AIPTU Ai, harus siap ditugaskan dimana saja. Karena, itu sudah menjadi tanggung jawab mengabdi kepada Negara. Suka duka pun tetap dapat dirasakan. “Sementara sebagai polisi saya merasa bangga bisa mengabdi kepada Negara serta dekat dengan masyarakat karena ditugaskan hanya untuk melayani, dukanya kita siap untuk ditugaskan dimana saja. Ya tentunya jauh dengan keluarga, tetapi semuanya itu harus dijalani. Karena hal ini telah menjadi pilihan hidup.” Imbuhnya.

 

Editor:

Komentar