Khofifah Sabet Penghargaan Kemenag karena Selawat Tangkal COVID-19

Khofifah Sabet Penghargaan Kemenag karena Selawat Tangkal COVID-19 Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat launching 26 juta masker di Pendopo Kabupaten Malang

www.hu-pakuan.com SURABAYA - Selama pandemi COVID-19, Jawa Timur selalu berupaya dan bekerja keras menangani wabah melalui pendekatan sains dan spritual. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dianggap pantas menerima penghargaan dari kemensos berupa piagam dan tropi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kesos) Provinsi Jatim Hudiono yang mewakili Menag RI Fachrul Razi.

Penghargaan tersebut atas rekomendasi Forum Pimpinan PTKIN yang diberikan khusus ke Khofifah. Sebab Forum Pimpinan PTKIN menilai inisiasinya sebagai satu-satunya gubernur yang melawan pandemi COVID-19 melalui pendekatan sains, teknologi dan spiritual.

Khofifah pun mengaku senang, bangga dan tidak menyangka bisa mendapat apresiasi dari Kemenag RI. Selain mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama RI juga berharap bisa meluas ke wilayah lain di Indonesia.

"Alhamdulillah, ikhtiar yang telah kami lakukan ini mendapat apresiasi dari Pak Menteri dan jajaran Forum Pimpinan PTKIN. Mari terus kita kumandangkan Sholawat Li Khomsatun ini yang merupakan ijazah Hadrotusy Syeh KH Hasyim Asy'ary tentu seiring dengan pendekatan sains kedokteran. Tak hanya di Jawa Timur, tetapi juga bagi saudara-saudara kita lainnya," kata Khofifah, Minggu (23/8/2020).

Melalui tren Sholawat Li Khomsatun, Khofifah berharap adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan rohani saat pandemi COVID-19. Selain berolahraga, kesehatan mental dan rohani juga bisa meningkatkan imun tubuh.

"Kita harus yakin, bahwa kita bisa melewati pandemi COVID-19 ini. Maka dari itu, saya harap masyarakat bisa terus mematuhi protokol kesehatan, memperkuat imunitas diri baik secara jasmani maupun rohaninya," harapnya.

Khofifah membuat video berdurasi dua menit melantunkan sholawat Li Khomsatun dan berdoa guna keselamatan dan kesembuhan masyarakat. Sementara pemeluk agama lain juga diminta terus menekankan pentingnya kesehatan rohani untuk menjaga imunitas tubuh.

Menag Fachrul Razi pun memuji atas upaya yang dilaksanakan oleh Khofifah. "Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para pimpinan daerah yang sangat luar biasa, seperti Ibu Gubernur Jawa Timur," kata Fachrul.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat, bahwa agama harus menjadi pegangan utama. "Cara kita mensyukuri nikmat adalah menjadi amabassador terbaik dalam agama Islam dan saya selalu ingin menyampaikan bahwa agama harus menjadi pegangan kita utama. Pegangan utama kita dalam menerjemahkan hadis dan quran yaitu adalah bahwa islam merupakan rahmatan lil alamin," pungkasnya.

Editor: Cepasrob

Komentar