Pemkot Surabaya Masifkan Testing ke Guru dan Siswa Sebelum Sekolah Tatap Muka

Pemkot Surabaya Masifkan Testing ke Guru dan Siswa Sebelum Sekolah Tatap Muka Ketua Gugus Tugas COVID-19 Surabaya

www.hu-pakuan.com SURABAYA - Hampir sebulan persiapan sekolah tatap muka dilakukan Pemkot Surabaya saat pandemi COVID-19. Namun sebelum dibuka, masih ada beberapa tahapan. Seperti kajian dengan para ahli hingga Ikatan Dokter Indonesia (IDI), melakukan simulasi bahkan testing kepada guru dan karyawan sekolah.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Surabaya Irvan Widyanto mengatakan Wali Kota Risma telah memerintahkan semua guru SD dan SMP untuk dilakukan testing. Sebab, testing kini menjadi prioritas pemkot sebelum sekolah tatap muka berlangsung.

"Karena ibu wali kota ingin menjamin tenaga pengajar menjadi prioritas," kata Irvan kepada wartawan, Sabtu (22/8/2020).

Lalu, kapan belajar tatap muka akan dibuka kembali untuk siswa SD dan SMP di Surabaya? Irvan mengaku saat ini pihaknya tengah fokus melakukan berbagai persiapan.

"Salah satu persiapan melakukan testing ke guru termasuk sarapa prasarana dan berbagai masukan-masukan dari para pakar juga yang sudah dibuat dalam sebuah SOP nantinya," jelasnya.

Pria yang juga Kepala BPB Linmas Surabaya ini memberi contoh saat pemkot mendapat masukan dari IDI. Masukan itu berupa keluarga siswa yang sekolah juga harus didata. Termasuk keluarga yang rentan terhadap risiko sakit.

"Misalnya ibu dan ayahnya memiliki penyakit penyerta dan lain sebagainya, ini yang dilakukan," ujarnya.

Hingga kini Pemkot Surabaya terus melakukan kajian dengan beberapa pihak. Hal itu dilakukan sebagai persiapan agar tidak asal membuka sekolah tatap muka tanpa memikirkan dampaknya, terlebih pada kesehatan.

"Terus berjalan (Kajiannya) lebih baik persiapannya yang matang sebelum betul-betul dilakukan pembukaan kembali," pungkasnya.

Editor: Cepasrob

Komentar