Politik

Buruh PTUN-kan Gubernur Jabar

Dirilis oleh GEMI pada Rabu, 06 Mar 2013
Telah dibaca 282 kali

JABAR (PAKUAN ) - Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan digugat Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dan Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI). Dua elemen buruh tersebut menggugat Gubernur ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jln. Diponegoro, Selasa (5/3).

Gugatan dilakukan atas keluarnya Keputusan Gubernur Jabar No. 561/Kep.56-Bangsos/2013 tentang Izin Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum Kab./Kota di Jabar. Dalam surat yang terbit tanggal 18 Januari 2013 itu, Heryawan mengizinkan 257 perusahaan untuk menangguhkan pelaksanaan upah di 11 kabupaten/kota.

Tim advokasi buruh untuk upah layak, Arif Yogiawan menuturkan, dengan dikeluarkannya keputusan itu, pihak buruh mengalami kerugian. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk pemiskinan terhadap buruh dan pelanggaran pemenuhan hak buruh untuk memperoleh kesejahteraan serta penghidupan yang layak.

"Proses penerbitan izin itu pun menyalahi prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kami menilai, keputusan tersebut sudah mengintimidasi dan mengancam buruh," tuturnya.

Karena itu, kata Arif, serikat buruh menggugat Gubernur Jabar. Para buruh pun menuntut agar keputusan yang sudah dikeluarkan kembali dicabut. "Makanya hari ini (kemarin, red) kami menjalani proses di PTUN," ujarnya.

Selain digugat oleh Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dan Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Gubernur Jabar juga digugat oleh Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Cimahi. SPMI menggugat SK Gubernur yang dikeluarkan November 2012 tentang Kenaikan UMK Cimahi dari Rp 1.224.442,00 menjadi Rp 1.388.333,00.

Ketua SPMI Cimahi, Sugeng Prayitno menuturkan, proses dikeluarkannya SK itu tidak sesuai dengan ketentuan dan masalah yang terjadi. Bahkan menurutnya, dalam proses penetapan SK itu, dewan pengupahan tidak melalui prosedur yang semestinya.

"Harusnya survei KHL itu 4 kali tapi ini 1 kali. Bahkan saat pembahasan, kami juga tidak diundang. Penetapannya juga tidak melihat laju pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan lainnya," kata Sugeng.

 

  • Cep Asrob
  • Profile

KONFLIK SBY DAN ANAS TERUIS BERLANJUT KE SEMUA SEKTOR  GERAK PARTAI

...........Duuuuuuh cape deh, kapan mikirin rakyatnya ........???

WALIKOTA BANDUNG RIDWAN KAMIL  HANYA PERLU 300 PNS YG MAU  KERJA KERAS,KERJA CERDAS, KERJA TUNTAS DAN KERJA IKHLAS.

.............Tenaaaaaaaaaang Mang RK , Masih Banyak  Warga Bandung yg mau berjuang

Lainnya

Asep Sunandar Sudah Mendalang Dari Umur 14 Tahun

asep_sunandar.jpg

Bandung (PAKUAN) - Almarhum Asep Sunandar meninggal di usia 59 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nenah Hayati, 14 orang anak, dan 11 orang cucu. Atas jasa, kerja keras, dan pengabdiannya terhadap seni wayang golek, dia berhasil memperkuat icon wayang golek di Jabar. Asep Sunandar merupakan anak ke tujuh dari 13 bersaudara dari ayahnya yang bernama Sunarya. Pria kelahiran 3 September 1955 tersebut, adalah dalang kondang yang kerap keliling dunia untuk memperkenalkan...

Lainnya

Opini

KESENIAN BENJANG

BENJANG.jpg

KAB.BANDUNG (PAKUAN) - Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Seperti umumnya kesenian tradisional Sunda yang selalu mempergunakan lagu untuk mengiringi gerakan-gerakan pemainnya, demikian pula dalam seni benjang,...

Lainnya

Pengunjung

http://buytramadol50mghclonline.com
[Valid RSS]