Berita Nasional

Inilah Solusi Atasi Proyek Abadi Jalur Pantura

Dirilis oleh wawan pada Jumat, 02 Aug 2013
Telah dibaca 170 kali

Jakarta - Proyek perbaikan jalan yang setiap tahun dilakukan di jalur pantura (pantai utara) terus menuai polemik. Proyek ini diduga sengaja dipelihara. Sebab pihak pemerintah tidak melakukan langkah pekerjaan yang permanen dengan cara betonisasi, misalnya, tetapi justru sengaja melakukan perbaikan dengan cara tambal sulam.

Anggota Komisi V DPR (membidangi transportasi dan perhubungan) Ali Wongso Sinaga mengakui proyek tahunan yang beranggaran Rp 1,2 triliun tersebut tidak menjadi solusi dalam mengatasi perbaikan jalan serta kemacetan di jalur pantura. Seharusnya pengerjaan proyek itu disesuaikan dengan beban jalan.

Pada H-15 Lebaran, kata dia, seharusnya sudah tidak ada lagi pengerjaan jalan. "Kontraktor dengan pola yang ada sekarang itu kan mau untung, sehingga sering terjadi pengurangan bahan pengerjaan," ujarnya ketika dihubungi wartawan, di Jakarta.

Solusinya, lanjut Ali, pemerintah seyogyanya membuat kontrak hingga puluhan tahun dengan sebuah konsorsium. Sehingga penanggung jawab perbaikan jalur pantura tidak lagi perlu dilakukan setiap tahun menjelang hari raya Idul Fitri.

"Saya cenderung kepada sistem PBMC (Performance Based Maintenance Contracting). Jadi, artinya bisa dikontrakkan kepada satu konsorsium atau company yang profesional dalam waktu 10 tahun. Dengan demikian, tidak tergantung dengan proyek tahunan," tandas Ali.

Sehingga, tambah dia, pengerjaan serta perbaikan jalan akan dilakukan setiap kali ada jalan yang rusak menjadi tanggung jawab konsorsium setiap harinya.

"Dengan ketentuan, jalur pantura itu harus baik, kalaupun ada kerusakan atau lubang jalan akan segera diselesaikan dalam waktu 1 x 24 jam," tegas politikus Partai Golkat tersebut.

  • Cep Asrob
  • Profile

KONFLIK SBY DAN ANAS TERUIS BERLANJUT KE SEMUA SEKTOR  GERAK PARTAI

...........Duuuuuuh cape deh, kapan mikirin rakyatnya ........???

WALIKOTA BANDUNG RIDWAN KAMIL  HANYA PERLU 300 PNS YG MAU  KERJA KERAS,KERJA CERDAS, KERJA TUNTAS DAN KERJA IKHLAS.

.............Tenaaaaaaaaaang Mang RK , Masih Banyak  Warga Bandung yg mau berjuang

Lainnya

Asep Sunandar Sudah Mendalang Dari Umur 14 Tahun

asep_sunandar.jpg

Bandung (PAKUAN) - Almarhum Asep Sunandar meninggal di usia 59 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nenah Hayati, 14 orang anak, dan 11 orang cucu. Atas jasa, kerja keras, dan pengabdiannya terhadap seni wayang golek, dia berhasil memperkuat icon wayang golek di Jabar. Asep Sunandar merupakan anak ke tujuh dari 13 bersaudara dari ayahnya yang bernama Sunarya. Pria kelahiran 3 September 1955 tersebut, adalah dalang kondang yang kerap keliling dunia untuk memperkenalkan...

Lainnya

Opini

KESENIAN BENJANG

BENJANG.jpg

KAB.BANDUNG (PAKUAN) - Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Seperti umumnya kesenian tradisional Sunda yang selalu mempergunakan lagu untuk mengiringi gerakan-gerakan pemainnya, demikian pula dalam seni benjang,...

Lainnya

Pengunjung

http://buytramadol50mghclonline.com
[Valid RSS]