Hukum

Mahkumjapol Sepakati Aturan Tipiring

Dirilis oleh RIDWAN MAULANA pada Rabu, 04 Apr 2012
Telah dibaca 613 kali

JAKARTA– (Pakuan ) Forum lembaga penegak hukum sepakat batasan dana tindak pidana ringan (tipiring) yang semula Rp250 dinaikkan menjadi Rp2,5 juta, seperti yang tercantum dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 02/2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.


Selanjutnya, masing-masing lembaga seperti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),kejaksaan,kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mencari format agar Perma yang hanya berlaku untuk lembaga peradilan bisa juga dipakai oleh mereka. ”Perma MA disepakati,selanjutnya perludisusunnotakesepakatan bersama (MoU) antara MA,Kemenkumham,Kejaksaan Agung,Polri (Mahkumjapol) agar bisa berlaku di masing-masing institusi,”ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur seusai rapat koordinasi Forum MA,Kemenkumham,kejaksaan, dan kepolisian (Mahkumjapol) di GedungMA,kemarin.

Nota kesepakatan nantinya akan berisi seluk-beluk perkara tipiring berikut hukum acaranya, termasuk tata cara penyelesaian perkara di luar pengadilan.Selain itu,dibahas juga kaitan dengan pembatasan perkara dalam tindak pidana anak,kerugian korban di bawah Rp2,5 juta termasuk pembatasan perkara dalam perkara pengguna narkoba. Sebagai gambaran,jika nota kesepakatan ditandatangani nanti, penyidik tidak bisa meneruskan pada persidangan jika perkara yang ditanganinya masuk dalam klasifikasi tipiring, perkara anak-anak.

Nantinya, kata dia, pelaksanaan nota kesepakatan sebagai bentuk alternatif pemulihan keadilan (restorative justice) dalam menyelesaikan jenis perkara seperti ini. Menkumham menurut Ridwan menyambut baik jika perkara tipiring ini diselesaikan dengan pidana denda dan mediasi, sebab sebagian perkara narapidana di lapas termasuk perkara tipiring.Tentunya hal ini akan mengurangi persoalan overkapasitas yang selama ini dialami lapas. Peneliti Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Pengadilan (LeIP) Arsil mengatakan,hal ini merupakan perkembangan positif.

”Ke depan ini harus diundangkan. Dimasukkan dalam KUHP, tapi tidak perlu menunggu revisi keseluruhansebabituakanlama. Tapi bisa melalui revisi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang(Perppu) No16/1960dan UU No 1/1961,”ujarnya

 

  • Cep Asrob
  • Profile

KONFLIK SBY DAN ANAS TERUIS BERLANJUT KE SEMUA SEKTOR  GERAK PARTAI

...........Duuuuuuh cape deh, kapan mikirin rakyatnya ........???

WALIKOTA BANDUNG RIDWAN KAMIL  HANYA PERLU 300 PNS YG MAU  KERJA KERAS,KERJA CERDAS, KERJA TUNTAS DAN KERJA IKHLAS.

.............Tenaaaaaaaaaang Mang RK , Masih Banyak  Warga Bandung yg mau berjuang

Lainnya

Asep Sunandar Sudah Mendalang Dari Umur 14 Tahun

asep_sunandar.jpg

Bandung (PAKUAN) - Almarhum Asep Sunandar meninggal di usia 59 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nenah Hayati, 14 orang anak, dan 11 orang cucu. Atas jasa, kerja keras, dan pengabdiannya terhadap seni wayang golek, dia berhasil memperkuat icon wayang golek di Jabar. Asep Sunandar merupakan anak ke tujuh dari 13 bersaudara dari ayahnya yang bernama Sunarya. Pria kelahiran 3 September 1955 tersebut, adalah dalang kondang yang kerap keliling dunia untuk memperkenalkan...

Lainnya

Opini

KESENIAN BENJANG

BENJANG.jpg

KAB.BANDUNG (PAKUAN) - Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Seperti umumnya kesenian tradisional Sunda yang selalu mempergunakan lagu untuk mengiringi gerakan-gerakan pemainnya, demikian pula dalam seni benjang,...

Lainnya

Pengunjung

http://buytramadol50mghclonline.com
[Valid RSS]