Bermartabat

Ridwan Kamil Mengajak Warga Untuk Menyelesaikan Persoalan Sampah

Dirilis oleh nura pada Rabu, 11 Sep 2013
Telah dibaca 262 kali

KOTA BANDUNG (PAKUAN) – Untuk membatalkan pembangunan PLTSa Wali Kota Bandung terpilih Ridwan Kamil mengajak warga untuk menyelesaikan persoalan sampah dengan cara preventif terlebih dahulu. Menurut dia, apabila cara itu bisa dilakukan, rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bisa jadi tak diperlukan.

"Saya ingin mengajak warga Kota Bandung menyelesaikan sampah dahulu tanpa PLTSa dengan mengurangi sampah, mengubah gaya hidup, mengurangi kantong plastik, memilah sampah, memperbanyak biopori. Kalau itu dilakukan siapa tahu kita mungkin tak perlu PLTSa," kata Ridwan saat ditemui dalam sebuah acara di Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) di Jalan Wastukencana, Selasa (10/9/2013).

Dia menginginkan, upaya mengatasi persoalan sampah dilakukan dengan cara preventif atau pencegahan di lingkungan warga.

Terkait rencana pembangunan PLTSa Gedebage yang masih menunggu keputusan DPRD Kota Bandung, Ridwan menyatakan akan melakukan review dahulu.Setelah dirinya dilantik pada 16 September 2013, Ridwan akan mempelajari rencana pembangunan PLTSa dari tiga aspek, yakni lokasi, teknologi, dan bisnis.

"Apakah ada masalah atau tidak terkait dengan pemilihan lokasi. Kedua, aspek teknologi kan ada kekhawatiran mengenai dioksin dan sebagainya," ujarnya.

Tak hanya itu, Ridwan pun masih mempertimbangkan, persoalan tipping fee dalam aspek bisnis pembangunan PLTSa Gedebage. "Ada rencana pembayaran tipping fee senilai Rp 88 miliar pertahun. Jika dikali 20 tahun angkanya mendekati Rp 1,8 triliun, itu kan APBD yag diharus dipertanggungjawabkan," ucapnya.

  • Cep Asrob
  • Profile

Ijin Bandros Di Cabut

 

………….. Betul Pa Wali kan yang harusnya mengurus Dinas Terkait

 

DPR RI Akan Bantu Tuntaskan GBLA

 

………… Duh teu isin dugi ka DPR RI ngiringan

 

DPRD Jabar Yakin Penggunaan APBD 2015 Lebih Baik

 

………. Ya harus donk biar warga jabar semakin sejahtera

Lainnya

Asep Sunandar Sudah Mendalang Dari Umur 14 Tahun

asep_sunandar.jpg

Bandung (PAKUAN) - Almarhum Asep Sunandar meninggal di usia 59 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nenah Hayati, 14 orang anak, dan 11 orang cucu. Atas jasa, kerja keras, dan pengabdiannya terhadap seni wayang golek, dia berhasil memperkuat icon wayang golek di Jabar. Asep Sunandar merupakan anak ke tujuh dari 13 bersaudara dari ayahnya yang bernama Sunarya. Pria kelahiran 3 September 1955 tersebut, adalah dalang kondang yang kerap keliling dunia untuk memperkenalkan...

Lainnya

Opini

KESENIAN BENJANG

BENJANG.jpg

KAB.BANDUNG (PAKUAN) - Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Seperti umumnya kesenian tradisional Sunda yang selalu mempergunakan lagu untuk mengiringi gerakan-gerakan pemainnya, demikian pula dalam seni benjang,...

Lainnya

Pengunjung

http://buytramadol50mghclonline.com
[Valid RSS]