Bermartabat

Yosi Irianto :2013 PBB Dikelola Pemkot Bandung

Dirilis oleh ASEP ROBIN pada Senin, 12 Mar 2012
Telah dibaca 343 kali

BANDUNG –  (PAKUAN )Dalam beberapa waktu ke depan, pajak bumi dan bangunan bakal dikelola Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemerintah Kota Bandung. Untuk itu, proses tersebut kini tengah dimatangkan dengan harapan awal 2013 bisa langsung dijalankan.


Semula, PBB tersebut dikelola langsung oleh pemerintah pusat. Kepala Dispenda Yossi Irianto mengungkapkan, guna mengoptimalkan pelayanan serta proses pengelolaan PBB, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Sejak November 2011,digelar bimbingan teknis selama dua bulan bagi aparatur Dispenda, khususnya untuk tenaga pendata, pengukur, dan penaksir.

“Dispenda juga sudah melakukan koordinasi persiapan gedung pengelolaan PBB di gedung eks kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kompleks perkantoran Pemkot Bandung di Jalan Cianjur, dan akan mulai resmi beroperasi bulan November 2012 ini,” ujar Yossi kepada wartawan,akhir pekan lalu. Yossi mengatakan, Dispenda akan melakukan bimbingan teknis sumber daya manusia untuk pengelolaan PBB angkatan III pada Mei-Desember 2012.

 Dispenda juga akan membahas penyusunan rancangan peraturan wali kota (raperwal) tentang PBB. Penyusunan standar operasional prosedur PPB juga akan dilakukan pada April bersamaan dengan koordinasi kepada Kementerian Keuangan dan Kanwil Direktorat Jendral Pajak Jabar I. “Kami juga akan melakukan pelatihan operator konsul (IT PBB), sismiop, dan pelatihan sistem informasi geografis yang akan dilaksanakan September- Oktober 2012 ini,”ungkapYossi.

Tahapan-tahapan kesiapan tersebut, menurut Yossi, dilakukan agar pengelolaan PBB di Kota Bandung berjalan sesuai aturan. Pengelolaan pajak tidak hanya PBB, tapi pajak lain yang merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan Kota Bandung dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Sebagian besar pembangunan Kota Bandung dibiayai dari pendapatan pajak. Oleh sebab itu, dari tahun ke tahun Dispenda terus berupaya untuk mengoptimalkan pemasukan pajak, termasuk yang nanti kami kelola yaitu PBB,”ujarnya.

Menurut Yossi, selama ini potensi PBB di Kota Bandung mencapai Rp300 miliar. Meskipun memiliki nilai rupiah kecil dibandingkan dengan pajak pusat lain, tetapi berdampak luas. Sebab, hasil penerimaan PBB dikembalikan untuk pembangunan daerah. “Hasilnya akan masuk semua ke PAD. Ini akan sangat bermanfaat dalam menunjang APBD kita,”tutur Yossi.

 

  • Cep Asrob
  • Profile

KONFLIK SBY DAN ANAS TERUIS BERLANJUT KE SEMUA SEKTOR  GERAK PARTAI

...........Duuuuuuh cape deh, kapan mikirin rakyatnya ........???

WALIKOTA BANDUNG RIDWAN KAMIL  HANYA PERLU 300 PNS YG MAU  KERJA KERAS,KERJA CERDAS, KERJA TUNTAS DAN KERJA IKHLAS.

.............Tenaaaaaaaaaang Mang RK , Masih Banyak  Warga Bandung yg mau berjuang

Lainnya

Asep Sunandar Sudah Mendalang Dari Umur 14 Tahun

asep_sunandar.jpg

Bandung (PAKUAN) - Almarhum Asep Sunandar meninggal di usia 59 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nenah Hayati, 14 orang anak, dan 11 orang cucu. Atas jasa, kerja keras, dan pengabdiannya terhadap seni wayang golek, dia berhasil memperkuat icon wayang golek di Jabar. Asep Sunandar merupakan anak ke tujuh dari 13 bersaudara dari ayahnya yang bernama Sunarya. Pria kelahiran 3 September 1955 tersebut, adalah dalang kondang yang kerap keliling dunia untuk memperkenalkan...

Lainnya

Opini

KESENIAN BENJANG

BENJANG.jpg

KAB.BANDUNG (PAKUAN) - Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Seperti umumnya kesenian tradisional Sunda yang selalu mempergunakan lagu untuk mengiringi gerakan-gerakan pemainnya, demikian pula dalam seni benjang,...

Lainnya

Pengunjung

http://buytramadol50mghclonline.com
[Valid RSS]