Massa Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja Juga Lakukan Orasi di Simpang Pasteur

Massa Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja Juga Lakukan Orasi di Simpang Pasteur Massa aksi unjuk rasa saat bergerak di Flyover Pasupati, Selasa 6 Oktober 2020 sekira pukul 16.25 WIB

www.hu-pakuan.com BANDUNG - Unjuk rasa atau demonstrasi ("demo") adalah sebuah gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang di hadapan umum. Unjuk rasa biasanya dilakukan untuk menyatakan pendapat kelompok tersebut atau penentang kebijakan yang dilaksanakan suatu pihak atau dapat pula dilakukan sebagai sebuah upaya penekanan secara politik oleh kepentingan kelompok.

Adapun, gelombang aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja kembali berlanjut di Kota Bandung pada hari ini, Kamis 8 Oktober 2020.

Dari pantauan Area Traffic Control System (ATCS) Dishub Kota Bandung, sekelompok massa aksi unjuk rasa Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut sempat menutup atau melakukan blokade di dekat Gerbang Tol (GT) Pasteur, Kamis siang.

Seperti dinformasikan Operator ATCS Dishub Kota Bandung, Widia Sofiani, blokade sementara GT Pasteur dilakukan sebelum massa aksi bergerak titik-titik unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Bandung, seperti Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat.

Massa aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja ini juga sempat melakukan orasi di Simpang Pasteur (Jalan Dr. Djununan - Surya Sumantri).

“Massa aksi unjuk rasa terpantau bergerak melakukan orasi di Simpang Pasteur,” jelas Widia saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Kamis 8 Oktober 2020.

Selain melakukan penutupan di GT Pasteur, ATCS Dishub Kota Bandung sempat memantau massa aksi melakukan blokade di Jalan Sulanjana.

Namun demikian saat berita ini ditayangkan pertama kali pada pukul 17.07 WIB, GT Pasteur terpantau ramai lancar dan sudah tidak ada penutupan jalan di wilayah tersebut.

Editor: Cepasrob

Komentar