Ketua komisi X DPR RI Syaiful Huda meresmikan Bale zakat dan sodakoh (Bazas)

Ketua komisi X DPR RI Syaiful Huda meresmikan Bale zakat dan sodakoh (Bazas)

PAKUAN

www.hu-pakuan.com Kota Bandung - Zakat adalah kewajiban harta yang spesifik, memiliki syarat tertentu, alokasi tertentu dan waktu tertentu. Zakat memiliki kekhususan yang berbeda dengan infak atau shadaqah.Semua dana zakat baik itu zakat penghasilan, zakat perdagangan, zakat pertanian dan zakat yang lainnya merupakan dana terikat yang yang alokasi dan distribusinya hanya diberikan kepada delapan asnaf (golongan) yang disebutkan dalam surat At-Taubah: 60

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Oleh karena itu dana zakat tidak boleh diberikan kepada sembarang orang, kecuali kalau penerima dana tersebut termasuk dari delapan asnaf tadi.

Adapun Ketua komisi X DPR RI Syaiful Huda meresmikan Bale zakat dan sodakoh (Bazas), yang diinisiasi para santri muda di Jawa Barat di Jalan Pungkur 16, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong Kota Bandung, Minggu 5 Juli 2020.

Huda yang merupakan inisiator Bazas, berharap lembaga ini bisa tumbuh dan berkembang untuk melayani umat, sehingga rakyat menjadi yang mandiri dan sejahtera.

Meningkat statusnya pula dari muzzaki untuk mustahik dari mustahik menjadi muzzaki.

"Dengan cara mendekatkan pelayanan bagi orang miskin, dan mengingatkan para aghnia untuk berzakat dan bersodakoh," ujarnya.

Menurut Huda, Bazas adalah kerja membangun peradaban, anak-anak yang tidak bisa sekolah karena terkendala biaya.

Melalui bazas mereka bisa sekolah lagi dan yang tidak berdaya ekonominya Bazas hadir untuk membantu supaya bisa berdaya dan yang sakit bisa berobat  kembali karena Bazas bisa membantunya.

  "Ini adalah kerja luhur, dan itu yang kami harapkan, untuknya bagi para pengurus kami ucapakan selamat mengemban amanat ini, semoga ide maju sahabat-sahabat senantiasa diberi kemudahan dan kesuksesan," ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Jawa Barat H.Oleh-Soleh, ketua pansus perda Ponpes DPRD Jawa Barat H.Sidkon Djampi, anggota DPRD M.Faizin, anggota DPRD Dadan Hidayatullah, anggota DPRD Johan J Anwari, dan anggota DPRD Jabar H.Nasir.

Penanggung Jawab Bazas H.Maulana Yusuf mengungkapkan bahwa visi dari Bazas ini menjadikan lembaga pengelola dana titipan zakat, infaq, dan sodakoh yang amanah demi terwujudnya keadilan sosial dan kemandirian umat.

Adapun program Bazas tutur Maulana, ada dua yakni untuk Muzzaki antara lain program untuk orang tua asuh Dimana gerakan ini adalah bentuk kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim dan pelajar dari keluarga pra sejahtera.

"Program ini berupa paket donasi pendidikan yang digunakan untuk keperluan pendidikan siswa dan santri dhuafa, diantaranya berupa pembayaran uang sekolah, pondok dan keperluan lainnya," ujarnya.

Selian itu untuk muzzaki juga memiliki program tematis, kolektif, merekomendasikan mustahik dan peringatan hari besar.

Yang kedua, Maulana yakni program untuk Mustahik, antara lain kesehatan seperti bantuan obat-obatan, bantuan kesehatan untuk para dhuafa dan pengadaan alat kesehatan, program ekonomi seperti bantuan alat usaha, pendamping usaha dan pembinaan mitra usaha.

Selanjutnya program advokasi yakin bantuan tunai dan yang terakhir program rehabilitasi baik untuk mesjid madrasah serta fasilitas sosial agama lainnya.

"Sebagai bentuk akuntabilitas, kami memiliki pengurus yang kesemuanya adalah anak muda lulusan pondok pesantren dan didampingi akuntan publik, untuknya jangan ragu untuk berzakat dan bersodakoh di lembaga kami, dan Alhamdulih kami telah dipercaya hingga saat ini sudah terkumpul uang sebesar Rp.1,1 milyar, kami ucapan terima kasih kepada para donatur utamanya inisiator berdirinya Bazas ini yakin pak Syaiful Huda,” katanya.

Editor: iboy

Komentar