PEMBANGUNAN FLEYOVER JL JAKARTA LASWI DIANGGAP KURANG PERHITUNGAN

PEMBANGUNAN FLEYOVER JL JAKARTA LASWI DIANGGAP KURANG PERHITUNGAN

KOTA BANDUNG, hu-pakuan.com - RELAWAN Road Safety Association (RSA) Bandung, Ibrahim mengatakan, pembangunan dua Flyover jalan Jakarta-Laswi kurang diperhitungkan sehingga rekayasa lalu lintas sulit dijalankan. Pasalnya, dua proyek Flyover saling bersinggungan.

“Rasanya sepertinya rekayasa kurang diperhitungkan, kalau pengerjaaan satu persatu tidak akan serumit ini soalnnya ini bersinggungan, ketika orang menghindari Jalan Jakarta logikanya orang akan ke Gatsu sementara Gatsunya gitu, ditambah Kiara Arta Park kalau weeend tambah macet,” ujar Ibrahim yang dikutip saat On Air di Radio PR FM 107,5 News Channel, Senin (16/9/2019).

Pembangunan Flyover tambahan di Bandung memang sudah waktunya. Namun problematikanya terletak pada rekayasa lalu lintas dan belum menemukan solusinya.  

“Menurut saya pembangunan Flyover memang sudah waktunya, cuman ini kan lebih karena pengerjaaanya bersamaan antara perempatan Gatsu-Laswi jalan Jakarta-Supratman, ini permasalahannya lebih ke rekayasa jalan, saya dua hari lalu bersama Polantas berbincang, problemnya katanya rekayasa lalinnya. Kita belum punya solusinya,” jelasnya. 

Sarannya, pihak terkait harus lebih banyak menurunkan petugas ke lapangan serta gencar melakukan sosialisasi sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih berantisipasi. 

“Sosialisasi mesti lebih gencar biar orang antisipasi. Kalau bicara kondisi pengerjaaan ini satu titik bersamaan, resikonya mengatur yang cukup suilit, butuh SDM yang banyak pengaturan lalinnya,” tutupnya.

Editor: irsyad

Komentar