HEGUN SEKURAN GENERASIMUDA CEGAH PAHAM RADIKAL

HEGUN SEKURAN GENERASIMUDA CEGAH PAHAM RADIKAL

Kota Bandung, PAKUAN - Di jaman modern ini menyampaiyan informasi dan komuni kasi kepada masyarakat semakin cepat dan instan, begitu pula hal tersebut sangat rentan masuknya gerakan radikal kepada lingkungan masyarkat. Makadari itu, khususnya generasi muda untuk bisa menjadi garis terdepan dalam melindungi masyarakat dari kerasnya paham radikal.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD KNPI Kota Bandung Hendra Guntara menyikapi perkembangan radikalisme kepada awak media di Kafe Bali, Sabtu malam (6/4).

“Benih gerakan ini sudah ada sejak sebelum kemerdekaan, tercermin dalam sidang BPUPKI-PPKI. Masifnya gerakan radikalisme di lingkungan perguruan dimulai ketika orde baru melahirkan kebijakan NKK/BKK, menggeser aktivitas pengkaderan yang merupakan media mahasiswa untuk saling melakukan transformasi pengetahuan dan menciptakan situasi intelektual yang dinamis,” ungkap Hegun panggilan akrabnya.

Menurutnya, saat ini gerakan ini kemudian bertukar menjadi aktivitas pengajian-pengajian dalam jaringan besar.

“Di momentum inilah pemikiran-pemikiran Hizbut Tahrir tumbuh subur dalam melakukan doktrin di lingkungan perguruan tinggi dengan berbagai bentuk dan cara. Banyak diantara organisasi sayap faham HTI yang sudah d bubarkan khusus nya di Jawa Barat,” katanya.

Hegun mencotohkan gerakan seperti Himpunan Amalan Titian Ilmu (HATI), yang sudah dibubarkan oleh Rektorat ITB, Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam (FPMI), Komunitas Royatul Islam (KARIM). Dan element Taktik atau komunitas lainnya yang berapiliasi kepada HTI.

Dijelaskannya ada beberapa hal yang menjadi penyebab makin masifnya gerakan tersebut. Pertama adalah faktor semakin berkembangnya organisasi mahasiswa berpaham radikal yang mengemas dirinya sedemikian rupa agar mudah melakukan infiltrasi. Kedua adanya kepentingan kelompok tertentu yg ingin merubah dasar negara. Ketiga adalah faktor dosen atau alumni yang berafiliasi dengan gerakan radikalisme tersebut, dan yang keempat adalah kurangnya wawasan kebangsaan yang diberikan di lingkungan perguruan tinggi.

Untuk itu ditegaskannya, DPD KNPI Kota Bandung menghimbau dan menyatakan sikap untuk komitmen kesetiaan terhadap ideologi Pancasila, demi tegaknya NKRI serta siap menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya literiasi guna melawan penyebaran hoax dan ujaran kebencian.

Disamping mendukung konsistensi penegakan hukum dalam mengantisipasi dan memberantas penyebaran ideologi yang merongrong pancasila serta penyebaran radikalisme, intoleransi, dan terorisme dan organisasi-organisasi yang terafiliasi di dalamnya seperti Permesta, PKI, HTI.

Selain itu, mendukung netralitas TNI-Polri dalam menjaga dan menciptakan suasana Pemilu 2019 yang damai, aman, tentram dan kondusif.

 

Editor: Asep Robin

Komentar