Universitas Widyatama Gelar Talkshow Pemilu 2019 "Yang Muda, Yang Memilih"

Universitas Widyatama Gelar Talkshow Pemilu 2019 "Yang Muda, Yang Memilih" Kegiatan tersebut dihadir Ketua KPUD Jabar, Rifki Ali Mubarok, Ketua DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara, Staf Khusus Ditjen Informasi Komunikasi Publik, Hendrasmo dan Rektor Widyatama Islahuzzaman,Sebagai Narasumber.

Kota Bandung, Pakuan   - Kampus Widyatama bekerjasama dengan Kemenkominfo mengadakan kegiatan Talkshow Pemilu 2019 yang muda, yang memilih” di Auditorium Rektorat Widyatama, Senin, (8/10/18), Kota Bandung.


Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat, Rifki Ali Mubarok mengatakan tentang unsur-unsur yang ada dalam pemilu. Yaitu, peserta pemilu, pemilih, dan proses kampanye.

"Di tengah era milenium 21 ini, dapat dipastikan bahwa media sosial menjadi salah satu tempat paling efektif untuk kampanye," ucapnya.

selanjutnya, Staf Khusus Ditjen Informasi Komunikasi Publik Hendrasmo, mengungkapkan tentang cepatnya arus informasi yang beredar.

Peredaran arus informasi yang begitu cepat apabila tidak dimanfaat secara bijak oleh para generasi muda, maka dampaknya begitu fatal. Seperti kasus hoax yang baru ini ramai diperbincangkan dan menjadi isu yang berskala nasional.

"Harapan nya, para generasi muda sekarang harus skeptis terhadap informasi yg beredar. Karena isu hoax adalah musuh kita bersama," ungkapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Rektor Widyatama Islahuzzaman menjelaskan, pentingnya peran institusi pendidikan dalam menangkal hoax, dengan cara menciptakan generasi muda yg berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta menanamkan sikap optimis dan skeptis terhadap isu yang beredar.

Selain itu, Ketua DPD KNPI Kota Bandung Hendra Guntara berbicara tentang pentingnya generasi muda dalam kegiatan kepemiluan.

Generasi muda/mahasiswa sebagai agent social of change, harus senantiasa cerdas dan bijak dalam menghadapi berbagai macam persoalan hari ini, khususnya terkait hoax.

"Karena hoax lebih berbahaya daripada koruptor. Koruptor merampas uang rakyat, hoax merampas akal sehat," pungkasnya.


 

Editor: Asep Robin

Komentar