Dubes Perancis Siapkan 6 Perusahaan Untuk Kota Bandung

Dubes Perancis Siapkan 6 Perusahaan Untuk Kota Bandung

Kota Bandung, PAKUAN – Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menyambut kedatangan Duta Besar Perancis Jean-Charles Berthonnet beserta Istri, Caroline Berthonnet di Pendopo Kota Bandung, Jumat (20/10/2017).

Pada kunjungan tersebut, Duta Besar Berthonnet membawa serta 6 pimpinan perusahaan dan 1 lembaga kebudayaan Perancis yang tertarik untuk menanamkan investasinya di Kota Bandung. Mereka akan menindaklanjuti rencana kerja sama, terutama dalam bidang teknologi, transportasi, dan infrastruktur.

Perusahaan-perusahaan yang hadir dalam pertemuan itu antara lain AFD, IFI Bandung, Tauzia, Colas Rail, Parkeon, Dassault Systéme.

Kerja sama ini merupakan lanjutan dari kegiatan City of Tomorrow Bandung yang digagas oleh Business France, lembaga nasional Perancis yang mendukung perkembangan ekonomi internasional negara berkembang pada bulan Februari 2017 lalu.

Duta Besar Berthonnet menjelaskan, pihaknya datang untuk mengantarkan para pebisnis dari negaranya untuk berbicara teknis soal kerja sama yang akan dijalin.

"Kami paham bahwa Bandung tengah serius dalam mengembangkan smart city dan transportasi, maka kami bawa perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi itu," tutur Berthonnet.

Salah satu yang tengah digarap oleh Pemerintah Perancis di Bandung adalah pengembangan kawasan Stasiun Bandung yang terletak di Jalan Kebon Kawung. Kajian teknisnya telah disusun bersama PT. Kereta Api Indonesia. Kini, tahapan pembangunan akan segera dijalankan.

Pembangunan tersebut akan didanai melalui mekanisme pinjaman dari pemerintah Perancis senilai Rp1,3 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk merevitalisasi stasiun Bandung menjadi stasiun berkelas dunia.

"Saat ini sedang diproses di Bappenas," ujar Ridwan.

Pada proses pembangunan itu, Ridwan secara khusus diminta untuk memberikan masukan-masukan desain oleh PT. KAI.

Selain itu, beberapa potensi investasi yang akan dikerjasamakan dengan pemerintah Kota Bandung antara lain infrastruktur, pariwisata, dan transportasi.

"Bagi kami, prioritas saat ini adalah konektivitas," ujar Ridwan. Sebab di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi Bandung, ia perlu teknologi yang mempermudah warganya melakukan mobilisasi.

"Dengan begitu, ekonomi bisa terus tumbuh dan membawa kesejahteraan bagi warga kami," tutur Ridwan.

Editor: Irsyad

Komentar